Kamis, 27 Agustus 2009

ssshhh... this is secret! (still working)

mepet..mepet..mepet..mepet..mepet..
tanggal 15 september harus uda dikirim!

cerita 1 "Kartu Kredit"

cerita 2 "Maryo Bros"

cerita 3 "belum ada ide"

cerita 4 "belum ada ide"

Panas

lagi enak jalan berdua, eh... sang pacar malah tertarik ngeliat cow yg lebih kekar neh...
wkwkwkwkwk... makanya, jadi cow harus tinggi, gede, kekar... bukan doyan makan, kalo doyan makan ntar yang gede malah perutnya hahahaha....


"makanya kalo ngaku cow, harus giat olahraga gedein tuh badan kamu wkwkwk"

Senin, 24 Agustus 2009

10 Budaya Indonesia Yang Di Klaim Malaysia

10 Budaya Indonesia Yang Di Klaim Malaysia

Hai-hai... wahai budaya indonesia, siapakah yang peduli akan keberadaan engkau? hehehe... rasanya gak ada deh...

Sungguh sangat Menyakitkan hati bangsa indonesia atas ulah negeri tetangga yang telah banyak meng klaim budaya-budaya indonesia,mengapa negara tetangga tersebut begitu leluasa meng klaim budaya kita?apakah karena kita terlihat begitu lemah??mengutip perkataan bapak jero wacik selaku menteri budaya dan pariwisata sore tadi yang mengatakan bahwa “Kita adalah negara kaya kebudayaan,sedangkan negara tetangga miskin kebudayaan,makanya dia berusaha untuk memiliki sebagian kebudayaan tersebut”..sepertinya kok tenang-tenang saja dan cenderung pasrah begitu saja budaya kita dicomot dan di injak2 oleh negara tetangga.sungguh sangat ironis sekali,padahal yang namanya budaya itu adalah smbol suatu negara,jikalau budaya kita sudah dipermainkan serta di klaim,itu sama saja menginjak2 harga diri bangsa indonesia…dari semua budaya yang di klaim malaysia,saya menulis 10 besar yang telah di klaim ….

1.Batik

Klaim Malaysia atas batik sangat meresahkan perajin batik Indonesia. Bangsa ini harus segera menghapus bayang-bayang yang meresahkan itu agar perajin batik Indonesia di kemudian hari tidak perlu memberi royalti kepada negara lain.
Perajin batik Pekalongan, Romi Oktabirawa, mengatakan hal itu dalam pembentukan Forum Masyarakat Batik Indonesia di Jakarta. Romi mengatakan, generasi batik masa lampau hanya melihat kompetisi antarperajin di dalam negeri. Kini, sudah saatnya perajin batik bersatu, menunjukkan eksistensi bahwa batik adalah warisan budaya Indonesia.

Untuk melestarikannya, Pemerintah Indonesia akan menominasikan batik Indonesia untuk dikukuhkan oleh Unesco sebagai Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage).
2.Tari Pendet

Geram dan marah muncul dari masyarakat Indonesia menyikapi klaim kebudayaan yang dilakukan Malaysia. Berbagai aset budaya nasional dalam rentang waktu yang tak begitu lama, diklaim negara tetangga. Pola pengklaimannya pun dilakukan melalui momentum formal kenegaraan. Seperti melalui media promosi ‘Visit Malaysia Year’ yang diselipkan kebudayaan nasional Indonesia.
3.Wayang Kulit
4.Angklung
5.Reog Ponorogo
6.Kuda Lumping
7.Lagu Rasa Sayange
8.Bunga Rafflesia Arnoldi
9.Keris
10.Rendang Padang

sumber kaskus:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2335078

Minggu, 23 Agustus 2009

Jawa Pos Cartoon & Comic Contest Agustus 2009


Hai-hai...
Kabar gembira nih bagi kalian yang hobi bikin komik, kabarnya nih Jawapos sedang mengadakan lomba bikin komik! Komik terdiri dari 2 jenis: Kartun strip dan Komik pendek satu episode. Adapun ketentuannya adalah sebagai berikut:

A. KETENTUAN KHUSUS
1. Lomba terbuka untuk umum dan pelajar/mahasiswa
2. Lomba terbagi 2 jenis, yaitu Kartun strip dan Lomba komik
3. Peserta boleh mengikuti salah satu atau kedua jenis lomba sekaligus
4. Karya tidak boleh mengandung unsur SARA
5. Karya yang diikutsertakan dalam lomba menjadi hak milik panitia
6. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat
7. Jawapos berhak mempublikasi karya

B. KETENTUAN KHUSUS
LOMBA KARTUN STRIP
- Tema : Bebas, terbuka untuk umum
- Ukuran kertas
- Gambar terdiri atas 4 frame
- Teknis bebas, tidak berwarna (hitam putih)
- tiap peserta wajib mengirm 5 karya

LOMBA KOMIK
- Tema : Bebas
- Peserta dibagi menjadi 2 kategori: umum dan pelajar
- Komik pendek satu episode, maks 24 frame
- Gambar terdiri atas 4 frame
- Teknis bebas, tidak berwarna (hitam putih)
- tiap peserta wajib mengirm 5 karya

C. PENGIRIMAN
1. Di balik setiap karya harus dilengkapi dengan identitas peserta (nama dan alamat lengkap fotocopy KTP/Kartu Pelajar/Mahasiswa)
2. Jika mengirim dalam format CD, wajib menyertakan print/hard copy karya asli
3. karya dikirim ke
Jawa Pos Cartoon & Comic Contest
Gedung Graha Pena Lt. 4
Jl. A. Yani 88 Surabaya
4. Paling lambat tanggal 15 September 2009 (cap pos)
5. Hasil lomba diumumkan di Jawa Pos tanggal 30 September 2009

D. HADIAH
KARTUN STRIP
KATEGORI UMUM:
Juara I Rp 4.000.000,-
Juara II Rp 3.000.000,-
Juara III Rp 1.750.000,-
5 Juara Favorit @ Rp 750.000,-

KOMIK
KATEGORI UMUM:
Juara I Rp 6.000.000,-
Juara II Rp 3.500.000,-
Juara III Rp 2.250.000,-
5 Juara Favorit @ Rp 750.000,-

KOMIK
KATEGORI PELAJAR/MAHASISWA:
Juara I Rp 4.000.000,-
Juara II Rp 3.000.000,-
Juara III Rp 1.750.000,-
5 Juara Favorit @ Rp 750.000,-

Adakah hewan yang serupa dengan anjing?



Anjing merupakan hewan yang patuh terhadap tuannya. Selain itu kecerdasan anjing juga patut di acungi jempol. Anjing juga hewan yang berpengaruh penting dibidang militer dan kepolisian, dia bertugas untuk mencari bom, senjata2 yang berbahaya, mencari dan mengejar buronan. Di bidang peternakan, anjing bertugas untuk menjaga kambing-kambing dan hewan lain. Di negara-negara maju, anjing merupakan hewan peliharaan (Pet) yang seakan-akan wajib untuk dipelihara.

Anjing sahabat manusia



Mmmm.... sebenernya aku ingin sekali memelihara anjing, oke, aku akui memang aku sangat penyayang binatang... tapi kenapa sampai sekarang aku tidak memelihara atau mengadopsi binatang tersebut? alasan utama adalah karena aku seorang muslim. Muslim melarang memelihara anjing karena hidung dan air liurnya najis.

Ketika aku sedang bercanda dengan beberapa teman-temanku, diselah gurauan kami, aku mengutarakan pertanyaan:

Aku : "Andai anjing tidak najis, sudah dari dulu aku memeliharanya..."
Temenku A : "Aduuhhh.... hewan lain kan masih banyaakk.. kenapa harus anjing sih!!"
Temenku B : "He'em... anjingkan najis banget broo.. mending kucing deh"

Haha... memang, bukan karena meremehkan atau merendahkan teman saya, tapi aku berani bilang, mereka tidak begitu membuka wawasan atau sebut saja, wawasan dibidang hewan mereka sangat kurang, dan biasanya mereka yang mempunyai pendapat seperti ini, mereka anti hewan atau bukan penyayang binatang, tapi ingat! tidak semuanya lhoo hehe. Anjing bukan hewan biasa, Allah memberi kelebihan yang luar biasa terhadap anjing yang tidak dimiliki oleh hewan lain terutama kucing.

Beberapa alasan anjing lebih menarik daripada hewan

1. Anjing cerdas
Semakin dilatih anjing semakin cerdas, bahkan tidak sedikit diantaranya yang sudah bermain film sekelas Hollywood. Namun, jika anjing anda ingin seperti itu, maka anda harus rajin-rajin melatihnya.
2. Anjing patuh kepada tuannya
"Hei Mocha! masuk sini aku mau tidur neh..." hehe dengan segera si Mocha langsung menuruti perintah tuannya.
3. Tolong jaga rumah ya..
Orang yang tidak dikenalnya, anjing senantiasa akan melakukan sikap defensif
4. Anjing bisa membantu manusia
Di negara maju, anjing sudah menjadi hal yang lumrah untuk membantu kegiatan bahkan pekerjaan sehari-hari bagi tuannya.
5. Anjing sahabat manusia
Anjing akan senantiasa mendengarkan keluh-kesal anda... cobalah!

Contoh, orang yang mempunyai anjing (apalagi anjing tipe penjaga rumah), tiap malam dia tidak akan cemas atau kawatir setengah mati memikirkan harta benda dirumahnya. Bila ada maling yang nekad untuk mencuri, sebelum kaki maling tersebut melangkah lebih lanjut untuk masuk rumah, anjing sudah menggonggong-gonggong terlebih dahulu. Hehehehe... masih berani? Namun, ironisnya para muslim di indonesia masih saja menghandalkan tetangga atau aparat kepolisian, apalagi kinerja polisi di Indonesia... aduuhh capek deh..

Bagi anda yang ingin memelihara hewan lucu dan cerdas ini, tapi anda muslim. Bolehkah memeliharanya?
Tunggu Postingan saya berikutnya :), saya akan berusaha memberikan penjelasan-penjelasan berdasarkan hadis riwayat muslim

Minggu, 16 Desember 2007

ALUNAN PIANO

ketika aku mendengarkan bukan karena aku hobi atau hanya ingin mendengarkan suatu alunan musik tertentu, namun aku lebih cenderung meng-hidup-kan hatiku yang sedang berwarna abu-abu untuk menjadi lebih berwarna. Entah kenapa hal ini terjadi kepadaku. Kadang aku berpikir apakah para pemain musik dengan alunan yang pelan semata-mata karena mengikuti hati mereka yang seirama dan menyatu dengan alunan musiknya atau mereka tidak mempunyai perasaan seperti aku. Bukan karena memperbesarkan masalah. Namun aku hanya merasa heran setiap kali aku mendengarkan alunan musik piano, seakan-akan alunan musik piano tersebut menghipnotisku sehingga aku tidak dapat melakukan sesuatu selain mendengarkan. Terkadang, aku menggeleng-gelengkan dengan sedikit keras kepalaku supaya aku kembali sadar terhadap aktifitas yang aku kerjakan saat itu. Hi hi… didn’t it weird..?

Satu hal yang membuatku benar-benar menyesal: adalah aku tidak dapat memainkan piano. Aktifitas yang sibuk membuat aku tidak menyempatkan diri untuk mengikuti kursus bermain piano. Oya.. hari sabtu tanggal 8 desember 2007 kemarin aku juga telah mengikuti wisuda untuk gelar D3 di salah satu universitas swasta disurabaya. Waktu itu, ketika moment dimana para wisudawan berdiri dan menundukan kepalanya untuk mendengarkan musik yang di kerjakan oleh tim pengisi suara, awalnya baik-baik saja, namun ketika musik dengan alunan piano mulai berdenging, seperti biasa, musik sialan itu menghipnotis seluruh jiwaku, aku tertunduk sangat layu bak tumbuhan yang lama tidak mendapatkan setetes air murni untuk menghidupinya, atau aku meleleh seperti lilin yang dimakan oleh panasnya api, atau aku seorang warrior yang usai bertempur dimedan perang dengan penuh luka dan berbagai sayatan di bajuku perangku dengan posisi yang tidak tahu apakah aku telah menang ataupun kalah berperang, aku tidak dapat melihat teman-teman seperjuanganku, pemimpinku atau musuhku, yang aku ingat waktu itu adalah orang tua, adik, saudara dan keluarga-keluargaku yang lain. Ingin rasanya aku berdiri melihat lingkungan sekitar tapi apadaya tubuh tidak berkompromi dengan pikiranku. Tidak aku sangka, air mata keluar begitu saja dari mataku yang hanya dapat melihat awan gelap sunyi tidak bersuara. Semakin berusaha aku menahan air mata yang keluar namun semakin banyak air mata yang keluar. Tetapi aku tahu… aku tahu kalau air mata ini memang pantas untuk keluar bagi seorang warrior yang telah bertempur demi keluarga, saudara, bangsa dan negara ini. Aku juga yakin.. sangat yakin jika teman seperjuanganku yang jauh lebih hebat dariku masih banyak disana yang sanggup membawa bendera kemenangan dan sehelai pedang yang hampir rusak ditangan kirinya untuk menopang tubuhnya yang berat. Kemudian aku tersadar…. Aku sadar bahwa sekarang bukan saatnya untuk berdiam diri dan tertidur dalam keheningan semu.. aku harus bangkit… bangkit.. aku pasti bisa untuk bangkit. Adik-adiku menunggu dirumah dan aku tidak akan membuat mereka kecewa. Aku memulai mengangkat tubuhku yang lemah gemulai ini kembali bergerak, disusul dengan mengangkat kaki….. dan anggota tubuhku yang lain… hingga aku berhasil untuk berdiri dan pulang kerumah…

Tidak lama kemudian alunan piano itu berhenti sehingga tubuhku yang sebelumnya ter-paralyzed kembali normal. Aku membuka mataku secara pelan-pelan, sorotan lampu saat ini bagiku lebih silau dari sebelumnya. Memang benar... alunan piano begitu hebat mengatur hatiku hingga pikiranku. Meskipun piano adalah alunan yang membuat hatiku ter-paralyzed tapi aku sangat menyukainya… kelak jika aku mempunyai waktu aku pasti belajar bermain piano. Aku harus bersyukur kepada Allah SWT terhadap apa yang diberikan kepadaku. Alhamdulillah..

Musim hujan akhirnya tiba

Akhirnya… hujanpun turun dari langit… membasahi tanaman yang kering, membasahi tanah yang telah rusak poranda, membasahi semua kegelisahan warga… eh maaf… warga malah lebih gelisah apabila hujan tiba… kata mereka apabila hujan datang seluruh rumah mereka kebanjiran… tanah becek ada dimana-mana.

Well… bukan berarti aku tidak mau menulis tentang luapan hati para masyarakat, namun aku lebih memfokuskan kepada topik: hujan tiba membuat hatiku lebih gembira. He he… jadi ingat lagunya Ayumi Hamasaki yang judulnya: “no rain can’t get the rainbow”. Tentu saja, dengan adanya hujan turun, peluang munculnya pelangi pasti besar.

Setiap kali hujan turun, aku selalu tersenyum kecil dan pikiranku teringat kembali memory-memory dimana aku waktu itu masih berusia… yaaa… bisa dibilang masih anak-anak…. Bermain hujan atau bahasa lainnya ialah hujan-hujanan.. tidak ada beban hidup, yang ada adalah beban dimarahi orang tua.. he he.. dasar aku. Kembali pada memory dimana aku masih tinggal di kota Lumajang tepatnya di perumahan Tukum tercinta… musim hujan tiba dan hujan menggurus tidak begitu deras.. kesempatan untuk hujan-hujanan tidak aku lewatkan begitu saja. Tidak mau membuka baju karena badanku sedikit kurus, jadi langsung saja keluar rumah berlari-lari, loncat-loncat, berteriak, sungguh menyenangkan waktu itu. Oya.. perlu diketahui, dikota saya meskipun hujan turun begitu derasnya, it’s never been flood. Karena di tengah kota ada sungai yang begitu besar yang sanggup menompang air hujan, sungai itu aku panggil sebagai sungai pahlawan. Karena begitu hujan turun dengan derasnya sang sungai melaksanakan tugasnya dengan baik menampung semua air menuju… (mungkin ke laut ya..?). suhu waktu saya bermain hujan-hujanan saat itu begitu dingin… perasaan mengatakan lebih baik pulang kerumah aja deh.. tapi tunggu dulu.. pada waktu itu melihat seekor burung cantik dengan bulu corak warna…. (maaf aku lupa..) yang juga sedang kehujunan sendirian. Kasihan… tapi aku ingin merawat burung itu.. aku ingin merawatnya hingga ia benar-benar tidak kedinginan dan kembali terbang kelangit dengan kondisi tidak hujan.

Hingga pada akhirnya aku bertekad untuk menangkap burung itu dengan tangan kosong! Gila!! Tangan kosong..? mana mungkin Niko.? Ya benar. Waktu itu aku tidak ada pikiran atau hal yang lain.. aku hanya berpikir menangkap burung itu dan kemudian merawatnya. Aku mencoba satu hencatan untuk menangkapnya.. eittss… burung itu terbang menjauhi aku.. tidak mau menyerah… aku berlari mendekat untuk kedua kalinya eittss… burung itu terbang lagi.. lagi-lagi aku tidak menyerah. Aku coba tangkap lagi… lagi dan lagi..hingga aku menemukan kesempatan yang bagus. Burung itu hinggap di pohon depan rumah tetangga saya.. aku berjalan dengan sangat sunyi supaya burung tersebut tidak mengetahui keberadaanku. Tepat disebelah burung tersebut hatiku berdebar-debar.. namun aku tahu aku harus cepat bertindak sebelum burung tersebut menyadari keberadaanku. Hempasan tanganku untuk mengambil burung itu bergerak dengan cepatnya.. aku merasakan hangatnya burung itu saat itu. Dia menjerit ketakutan. Aku juga panik. Aku berlari menuju rumah dengan kondisi baju yang kotor dan basah akibat hujan. Aku ingin menunjukan kepada Papa dan Ibu (begitulah aku memanggil mereka) bahwa aku berhasil menangkap seekor burung cantik yang sedang kehujanan sendirian, Ibu bergembira melihat aku menangkap burung dengan tangan kosong. Tapi maaf… untuk cerita selanjutnya aku benar-benar lupa.. bagaimana nasib burung itu.. apakah aku lepaskan atau bagaimana aku lupa... seandainya aku bisa kembali kewaktu itu aku ingin sekali memeluk erat Almarhum Papa dan Almarhumah Ibu tercinta yang begitu sabar mendidik anakmu yang nakal ini.